Revisi kebijakan akreditasi jurnal Sinta menjadi langkah penting pemerintah dalam menjaga kualitas dan kredibilitas publikasi ilmiah nasional. Sistem Sinta tidak hanya berfungsi sebagai basis data jurnal, tetapi juga sebagai instrumen penilaian mutu yang menentukan arah pengelolaan jurnal di Indonesia. Oleh karena itu, setiap perubahan kebijakan memiliki dampak luas bagi pengelola jurnal, penulis, maupun institusi akademik.
Dalam revisi terbaru, penilaian akreditasi tidak lagi berfokus pada aspek administratif semata. Pemerintah menekankan kualitas substansi artikel, konsistensi penerbitan, serta profesionalisme tata kelola editorial. Jurnal dituntut memiliki standar peer-review yang ketat, melibatkan reviewer kompeten, dan menerapkan etika publikasi secara konsisten.
Perubahan ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan kualitas antarjurnal dalam satu peringkat Sinta. Selama ini, terdapat persepsi bahwa jurnal dengan peringkat sama belum tentu memiliki kualitas yang setara. Dengan revisi kebijakan, pemerintah berharap akreditasi Sinta benar-benar mencerminkan mutu ilmiah jurnal secara objektif dan terukur.
Bagi penulis, revisi kebijakan ini mendorong sikap yang lebih selektif dalam memilih jurnal tujuan. Akademisi tidak lagi hanya mempertimbangkan peringkat Sinta, tetapi juga rekam jejak jurnal, kualitas artikel yang telah diterbitkan, serta transparansi proses editorial. Dalam konteks ini, isu Biaya Publikasi Jurnal Sinta 2 sering menjadi bagian dari diskusi akademik, terutama terkait dengan kewajaran biaya dan kesesuaian layanan yang diberikan jurnal.
Sementara itu, pengelola jurnal dihadapkan pada tuntutan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Editor dan reviewer perlu dibekali pelatihan berkelanjutan agar mampu mengikuti standar internasional. Selain itu, jurnal juga didorong untuk meningkatkan visibilitas melalui indeksasi nasional dan internasional.
Revisi kebijakan akreditasi Sinta diharapkan mampu mencegah praktik publikasi yang tidak sehat, seperti penerimaan artikel tanpa review yang memadai. Dengan sistem penilaian yang lebih ketat, jurnal nasional diharapkan dapat menjadi wahana publikasi yang kredibel dan berintegritas.
Kesimpulan
Revisi kebijakan akreditasi jurnal Sinta merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas dan integritas jurnal ilmiah nasional tetap terjaga.